Jembatan digital antara Dapur, Sekolah, dan Masyarakat untuk memastikan makanan bergizi gratis sampai dengan aman, tepat waktu, dan berkualitas.
Berdasarkan amanat UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
Deteksi dini makanan basi. Laporan masuk real-time ke Dinas Kesehatan sebelum dikonsumsi lebih luas.
Publik bisa melihat menu, nilai gizi, dan foto makanan setiap hari. Dana negara harus bisa dipertanggungjawabkan.
Jejak laporan tersimpan permanen. Tidak bisa dimanipulasi oleh oknum manapun.
Setiap masalah otomatis jadi tiket yang terpantau Dinkes & Dinas Pendidikan. Tidak ada laporan yang menguap.
Laporkan menu harian, nilai gizi (kalori, protein, karbohidrat), dan upload foto makanan sebelum & sesudah dikemas setiap hari.
Konfirmasi penerimaan makanan, catat jam tiba, jumlah porsi, dan kondisi makanan. Jika basi, laporan langsung diteruskan.
Pantau semua laporan masuk, tindaklanjuti pengaduan masyarakat, dan evaluasi kinerja dapur SPPG berdasarkan data valid.
Setiap hari dapur SPPG mengupload menu, foto, dan nilai gizi makanan yang akan didistribusikan.
Guru di sekolah mengkonfirmasi penerimaan: jam tiba, jumlah porsi, dan kondisi makanan.
Masyarakat dan orang tua siswa bisa memantau semua laporan secara real-time tanpa perlu login.
Setiap pengaduan otomatis jadi tiket yang dipantau Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.
Laporkan sekarang. Laporan Anda langsung masuk ke Dinas Kesehatan dan ditindaklanjuti dalam hitungan menit.